Gangguan Jiwa Ringan terjadi dalam dinamika kepribadian ketika id ditekan ego (Sidmund Freud, 1856-1939 ).
- Yang dimaksud ego menekan id adalah : Sebelum umur 5 th banyak keinginan (id) anak sering tidak bisa dipenuhi (ego) org tuanya krn kesulitan hidup atau karakter ortu yg keras. Dalam jangka pendek akan berakibat individu memiliki perasaan frustrasi, kecemasan, ketakutan, kesedihan, konflik, dan kemarahan.
- Bila ego menekan Id berlangsung lama -yaitu keinginan-keinginan si anak itu lebih sering terabaikan, tidak terpenuhi karena karakter orang tua atau karena masalah ekonomi, maka akan muncul simptom gangguan jiwa ringan (psikoneurosa) berupa : (1) Somatoform, (2) Phobia, (3) Obsesi/ kompulsi, (4) Tingkah Sterotipe, (5) Gangguan Penyesuaian.
- (1) Somatoform, terdiri dari :
- A. Somatisasi (Psikosomatis). Bentuk psikosomatis berupa gangguan fisik berupa sakit maag, tekanan darah, kadar gula naik, diare, gangguan kesuburan. Hal ini terjadi karena faktor kejiwaan yang berdampak pada gangguan fungsi kelenjar endoktrin, eksokrin, dan otot persyaraf otonom. Psikosomatis harus disembuhkan dengan dua metode, pertama dengan medis untuk menyembuhkan fisiknya dan hipnoterapi atau psikoterapi lainnya untuk penyembuhan gejala psikis
- B. Histeria.
- Gejalanya berupa gangguan fungsi tubuh, namun bila diperiksa secara medis tidak ada satupun organ atau jaringan yang rusak. Manifestasinya dalam bentuk sikap kepura-puraan yang datang dari pikiran bawah sadar (id). Tujuannya untuk mendapat perhatian atau bisa dimaklumi bila tidak mengerjakan tugas. Cth. Mahasiswa tiba-tiba pingsan saat acara Ospek. Dg pinsan pikiran bawah sadar menginginkan bebas dari tugas-tugas Ospek.
- Saat pingsan, pupil mata dalam keadaan tenang. Pupil tenang berarti kehendaknya sedang aktif. Ini bukti histeria adalah gejalah kepura-puraan pikiran bawah sadar.
- Histeria bisa pula dalam bentuk mata menjadi remang, lama kelamaan menjadi buta.
- Histeria juga bisa dalam bentuk kelemahan otot sehingga menjadi kelumpuhan. Bisa pula dalam bentuk batuk menahun dan secara medis tidak berhasil disembuhkan.
- Orang yang mengalami histeria massal (kesurupan massal) sebenarnya dikarenakan mereka mengalami problem tekanan id yang berlangsung lama.
- Histeria bisa sembuh permanen dengan penyembuhan hipnoterapi
- C. Neurastenia.
- Tiba-tiba orang merasa loyo, tidak bisa bangun, tidak bertenaga, merasa sakit di seluruh persendian.
- Bila diperiksakan ke dokter tidak ditemukan gangguan fisik apapun.
- Tujuan Neurostenia sama dengan Histeria, yaitu id yang berada dalam pikiran bawah sadar ingin menghindar dari semua tugas yang membebani individu.
- Karena Neurastania merupakan penyakit psikis, maka penyembuhannya lebih mudah dilakukan dengan metode hipnoterapi atau metode psikoterapi lainnya.
- D. Hipokondria.
- Merasa menderita penyakit yang hebat, misalnya merasa detak jantungnya sangat cepat, atau merasa ada gejala-gejala akan mendapat stroke. Berkali-kali ke dokter namun tidak ditemukan gangguan apapun dalam organ tubuhnya. Selalu tidak puas hasil pemeriksaan dokter satu pindah ke dokter lain. Orangnya selalu merasa kondisi fisiknya ada gejala yg sama dg fisik orang yg sakit tertentu.
- Sebagimana Neurastania, Hipokondria merupakan penyakit psikis, maka penyembuhannya lebih mudah dilakukan dengan metode hipnoterapi atau metode psikoterapi lainnya
- E. Psikalgia
- Merasa sakit atau nyeri yang luar biasa, tapi sesungguhnya sakit dan nyerinya tidak seberapa. Pikiran bawah sadarnya cenderung menghebat-hebatkan rasa nyeri.
- Psikalgia dapat sembuh permanen dengan penyembuhan hipnoterapi.
- 2. Phobia :
- Perasaan takut yang sangat tidak rasional terhadap obyek tertentu berupa benda atau situasi. Cth . Seorang wanita takut atau jijik pada bayi, seorang remaja takut pada buah-buahan tertentu, takut ketinggian, takut gelap, takut tempat tertutup, takut berada di tempat umum misalnya pasar dll.
- Ada wanita yang phobi terhadap bayi terjadi sejak dia menonton film berjudul Tumbal Bayi
- Anak yang phobi berada di keramaian , bisa terjadi sejak dia pernah hilang di pertokoan saat ikut orang tuanya berbelanja.
- Nononton film Tumbal Bayi dan hilang di pertokoan bukanlah penyebab phobia yg sebenarnya, ini hanya pencetus. Penyebab dasarnya adalah karena mengalami tekanan id sejak awal. Misalnya hampir semua permintaanya tdk bisa dipenuhi oleh orang tuanya di masa balitanya dan mengendap hingga dewasa mengakibatkan gangguan jiwa ringan. Phobia tidak ada obatnya, harus dibawa ke psikiater atau hipnoterapis untuk menghilangkan emosi tertekan yang terpendam dalam pikiran bawah sadar dan menyebabkan phobia.
- Phobia dapat sembuh permanen dengan penyembuhan hipnoterapi atau penyembuhan psikoterapi lainnya.
(3) Obsesi/ kompulsi.
Dalam waktu tertentu muncul pikiran berupa perintah untuk melakukan sesuatu, informasi, ide, tuduhan, atau tuntutan. Hal ini disebut Obsesi. Bila pikiran obsesi itu tidak bisa ditahan dan individu tsb mengikuti dalam bentuk tindakan, disebut Obsesi Kompulsi. Misalnya ada orang yang selalu mencuci tanganya berulang-ulang kali dan masih belum yakin bersih. Ada orang yg bila bertemu dengan keset, muncul dipikiranya perintah untuk menciumnya. Ada orang yg selalu mandi berjam-jam di dalam kamar mandi dan tetap merasa badanya belum bersih. Orangrang yang menderita obsesi/kompulsi sangat tidak menghendaki munculnya pikiran-pikiran tersebut.
Ada orang yg selalu mengecek kunci pintu rumahnya berulang-ulang kali sebelum tidur dan masih belum yakin pintunya sdh dikunci sehingga berkali-kali bangun untuk mengecek kunci pintu rumahnya. Obsesi kompulsi ini sangat mengganggu si penderita. Bahkan yang bersangkutan jengkjel pada dirinya sendiri kenapa pikirannya selalu menyuruhnya untuk mengecek pintu berkali-kali hingga capek tapi tetap saja perasaannya tidak yakin pintu sudah terkunci. Orang yang menderita obsesi/kompulsi sangat tidak menghendaki munculnya pikiran-pikiran tersebut.
Obsesi kompulsi bisa sembuh total dengan penyembuhan hipnoterapi ataupun dengan penyembuhan psikoterapi lainnya.
(4) Tingkah Sterotipe. Ucapan atau gerak berulang-ulang yang sebenarnya merupakan kebiasaan menggerakan bagian badan tertentu atau mengucapkan kata agar mendapat kelegahan. Karena sering dilakukan akhirnya menjadi otomatis dilakukan saat individu butuh kelegaan.
- Ada dua bentuk :
- a. Tingkah laku :
- Tic, yaitu menggerakan otot facial, otot pipi, hidung spt orang sisih, menggerakan leher, dll dilakukan secara spontan. Misalnya berkedip-kedip atau geleng kepala saat berbicara dengan orang lain.
- b. Verbal/latah
- Mengucapkan kata-kata tertentu secara berulang-ulang dan spontan. Seringkali kata-kata jorok dan porno. Latah porno merupakan akibat kehidupan seksualnya merana. Penderita latah porno biasanya perempuan, selalu didahului dg mimpi melihat kelamin laki-laki dalam berbagai bentuk
- Tingkah Streotipe dapat disembuhkan dengan hipnoterapi atau psikoterapi lainnya.
- (5) Gangguan Penyesuaian yaitu : a. Stres, dan b. Depresi
- a. Stres berupa perasaan tertekan, sedih, marah, konflik akibat adanya beban tugas yang banyak sedangkan waktu penyelesaian sangat terbatas.
- Aspek psikis yang terganggu adalah (1) kognisi termanifes dalam bentuk gangguan konsentrasi, tidak bisa berpikir, tidak bisa memecahkan masalah, kurang bisa mengingat, dan sulit membuat keputusan. (2) afeksi termanifes dalam bentuk perasaan sedih, marah, jengkel, takut, cemas, dll
- Saat stres orang masih bisa melakukan kegiatan sehari-hari, spt makan minum, mandi, mengerjakan pekerjaan rumah, dll karena aspek konasi tidak terganggu.
- b. Depresi, yaitu kesedihan yang mendalam, merasa paling tidak beruntung, paling malang,malu luar biasa, dan merasa tidak berguna.
- Aspek psikis yang terganggu meliputi Kognisi, afeksi dan konasi.
- Krn aspek konasi terganggu penderita depresi tidak punya dorongan, semangat, motivasi, malas dan putus asah. Nafsuh makan hilang, tidak mau ketemu orang, malas ngomong, malas mandi,dll. Puncak malasnya adalah malas hidup dan ingin bunuh diri.
Penanganan : Penderita harus segera dibawa ke psikiater (dokjter jiwa) untuk mendapatkan perawatan medis. Selanjutnyan gangguan psikis yang menyebabkan stres dan depresi harus segera ditangani psikolog atau hipnoterapis.
- (www.pengobatan-hipnoterapi.com/ Drs. Muslimin, M.Si, CHt. adalah Profesional Hypnotherapist authorized by Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH) Jakarta, dengan registrasi nomor 15340 )
